BANDAR POKER -Bekas komandan militer Serbia Bosnia, Ratko Mladic, dinyatakan bersalah melakukan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan saat Perang Bosnia. Dia dinyatakan bertanggung jawab karena secara langsung memerintahkan pengeboman terhadap kota Sarajevo.
Dikutip dari BBC, Kamis (23/11/2017), putusan ini dikeluarkan oleh Mahkamah Pidana Internasional untuk bekas Yugoslavia di Den Haag pada Rabu (22/11). Jenderal Mladic dinyatakan bersalah melakukan genosida terhadap Muslim Bosnia di Srebenica pada 1995.
Hakim memvonis Mladic dengan hukuman penjara seumur hidup. Hakim menggambarkan perbuatan Mladic sebagai salah satu kejahanan paling biadab dalam sejarah umat manusia.
Ratko Mladik dilahirkan di desa Kalinovik, Bosnia pada 12 Maret 1943. Dia adalah pemimpin tentara Serbia Bosnia selama Perang Bosnia. Dia dibesarkan di Yugoslavia. Karier militernya, Mladik pernah menjadi perwira reguler dalam Tentara Rakyat Yugoslavia.
Karena Yugoslavia mulai mengalami disintegrasi pada 1991, Mladic ditempatkan untuk memimpin Korps IX Pasukan Yugoslavia melawan angkatan Kroasia di Knin.
Perwakilan Serbia Bosnia menunjuk Mladic sebagai Komandan Distrik Militer II Pasukan Yugoslavia yang berbasis di Sarajevo pada Mei 1992.
Kekejaman yang dilakukan Mladic berawal pada 1992, ketika muslim Bosnia dan warga Kroasia memilih merdeka dalam referendum yang diboikot warga Kroasia.
Kemudian terjadi perang terbuka antara muslim Bosnia dan Kroasia dengan Serbia Bosnia di kubu lain.
Bersama pemimpin politik Serbia, Radovan Karadzic, Mladic adalah tokoh kunci pembersihan etnik yang menyebabkan puluhan ribu orang tewas dan ratusan ribu lainnya mengungsi.
Peristiwa ini banyak digambarkan sebagai kekejaman terburuk di Eropa pasca-Perang Dunia.
Mladic aktif hadir di berbagai garis depan dan membawahi tak kurang dari 180.000 tentara yang pada fase awal perang menguasai lebih dari 70 persen wilayah Bosnia.
Kekejaman Mladic terjadi saat perang Bosnia yang berlangsung brutal. Pengepungan tanpa henti terjadi selama tiga tahun terhadap Sarajevo yang menyebabkan lebih dari 10.000 orang meninggal dunia. Dia juga terlibat pembantaian di Srebenica yang menewaskan lebih dari 7.000 laki-laki dan remaja muslim Bosnia. Mereka dibantai dan mayat mereka dibuang begitu saja di sejumlah kuburan massal.
Srebenica adalah wilayah yang didiami muslim Bosnia, sekitar 80 km di utara Sarajevo dan sebenarnya memiliki status daerah perlindungan PBB. Pada 1995, tentara Mladic memasuki kota ini dan menangkap remaja dan ribuan laki-laki muslim berusia antara 12 hingga 77 tahun.
Dalam kurun lima hari, di satu lapangan di luar kota, lebih dari 7.000 muslim Bosnia dieksekusi, dilaporkan dengan menggunakan senapan mesin, sebelum dibuang dengan menggunakan buldoser di kuburan-kuburan massal
Sign up here with your email



ConversionConversion EmoticonEmoticon